UPDATEKNO.ID – Sriwijaya Esports berhasil keluar sebagai juara UniPin Series Road to Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall setelah tampil impresif pada Grand Final yang digelar di Garuda Spark, FX Sudirman, Jakarta, pada 7 Juni 2026.
Tim tersebut sukses mengungguli 11 tim komunitas lainnya yang tampil di babak puncak dan berhak membawa pulang hadiah utama sebesar Rp35 juta. Kemenangan ini sekaligus menjadi modal penting bagi Sriwijaya Esports untuk terus bersaing di kancah kompetitif Free Fire Indonesia.
Persaingan di Grand Final berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Seluruh tim berusaha mengumpulkan poin maksimal demi mengamankan posisi terbaik dan menjaga peluang melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.
Di tengah ketatnya persaingan, Sriwijaya Esports mampu menunjukkan performa yang lebih konsisten dibanding para rivalnya. Rotasi yang rapi, eksekusi team fight yang efektif, serta kemampuan menjaga perolehan poin di setiap pertandingan menjadi faktor utama yang mengantarkan mereka ke puncak klasemen.
Sementara itu, MBR Omega harus puas menempati posisi kedua dan membawa pulang hadiah sebesar Rp20 juta. Adapun posisi ketiga berhasil diamankan oleh Kagendra yang memperoleh hadiah senilai Rp15 juta.
Berikut hasil akhir Grand Final UniPin Series Road to FFNS 2026 Fall:
- Juara 1: Sriwijaya Esports – Rp35 juta
- Juara 2: MBR Omega – Rp20 juta
- Juara 3: Kagendra – Rp15 juta
Tak hanya tiga besar yang mencuri perhatian. Gelkasa Esports yang finis di posisi keempat juga berhasil meraih pencapaian penting dengan mengamankan Golden Ticket menuju Play-Ins FFNS 2026 Fall.
Tiket tersebut membuka peluang bagi Gelkasa Esports untuk bersaing di jalur yang lebih tinggi dan memperebutkan tempat di kompetisi Free Fire tingkat nasional.
Kesempatan ini menjadi salah satu hadiah paling berharga dalam turnamen karena dapat menjadi pintu masuk menuju panggung kompetitif yang lebih besar.
Selain hadiah uang tunai, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah program pengembangan untuk tim-tim terbaik. Tim yang finis di tiga besar mendapatkan kesempatan mengikuti program pelatihan khusus “Master Class by H3RO” selama tiga hari bersama Coach Fayad, Esports Educator yang pernah meraih medali emas dan perak di SEA Games 2025.
Program tersebut dirancang untuk membantu para pemain meningkatkan kemampuan kompetitif sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Play-Ins FFNS 2026 Fall.
Dukungan juga datang dari dunia pendidikan. Universitas Budi Luhur memberikan program beasiswa bagi pemain tingkat SMA yang tergabung dalam tim peringkat pertama hingga ketiga.
Selain itu, tim yang menempati posisi lima hingga sebelas juga memperoleh voucher potongan biaya kuliah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta muda di industri esports.
CEO UniPin, Ashadi Ang, mengapresiasi seluruh tim, komunitas, sponsor, dan mitra yang telah berkontribusi dalam menyukseskan turnamen tersebut.
Menurutnya, antusiasme peserta dan komunitas menunjukkan bahwa kompetisi komunitas masih memiliki peran penting dalam melahirkan talenta-talenta baru di Indonesia.
Hal senada juga disampaikan Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh. Ia menilai turnamen seperti UniPin Series Road to FFNS memiliki peran penting sebagai jalur tambahan bagi tim komunitas untuk menembus level kompetitif yang lebih tinggi.
Selain menyajikan pertandingan Free Fire, penyelenggaraan UniPin Series Road to FFNS 2026 Fall juga diramaikan berbagai aktivitas komunitas. Pengunjung dapat menikmati Coswalk Competition, turnamen Trading Card Game (TCG), Beyblade, hingga Tekken 8 yang turut menarik perhatian para penggemar.
Kehadiran berbagai kegiatan tersebut membuat acara tidak hanya menjadi ajang kompetisi esports, tetapi juga ruang berkumpul bagi komunitas gaming dari berbagai latar belakang.
Melalui penyelenggaraan UniPin Series Road to FFNS 2026 Fall, para pemain komunitas kembali mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung kompetitif. Sementara bagi Sriwijaya Esports, gelar juara ini menjadi bukti bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu tim yang patut diwaspadai pada persaingan Free Fire Indonesia musim ini.
